|
[''Haryono Show'' Rabu, 08.00-09.00 WIB] Baru saja berlangsung Rapat Koordinasi Yayasan Damandiri bersama mitra kerja Kampus yang dihadiri pula oleh pimpinan 6 Yayasan lain yang didirikan Alm. Jenderal Soeharto di Jogjakarta. Melalui rapat koordinasi Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) pengembangan sumber daya manusia (SDM) posdaya tahun 2010-2011 yang dihadiri sekitar 200 peserta menjadi tolak ukur kesinambungan program kerja berbasis masyarakt dan diharapkan dapat mengetahui keberhasilan pembangunan keluarga, khususnya pembentukan/ pengembangan posdaya melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) di universitas dan perguruan tinggi.
Program posdaya yang melibatkan juga pemerintah daerah (pemda) kabupaten/kota, kalangan perbankan pemerintah/swasta serta organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mempunyai tujuan meningkatkan mutu keluarga dan manusia Indonesia.
Prof Haryono mengatakan, Keluarga, manusia, dan penduduk dijadikan sebagai titik sentral pembangunan. \"Pencapaian target MDGs bisa memalukan dalam lima tahun ke depan jika pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat luas tidak menggenjot pencapaian bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan hidup,\" ujarnya dalam siaran hari ini.
Pengembangan posdaya dapat dipadukan dengan tridarma perguruan tinggi (kualitas pendidikan, penelitian dan pengembangan, pengabdian pada masyarakat) melalui penyelenggaraan kuliah kerja nyata (KKN) tematik posdaya.
Sementara itu Drs. Mazwar Noerdin yang turut hadir dalam siaran ini mencontohkan Unsoed Purwokerto telah memberi contoh yang menarik. Selama masa KKN para mahasiswa menjadi pendamping pengurus posdaya yang mengisi pelatihan pengurus dan anggota dengan program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, dan lingkungan hidup.
Akhir 2010 nanti diharapkan pengembangan posdaya dapat mencapai 7.000 unit. Pada Bulan Juni sebanyak 2.000 posdaya baru akan diluncurkan pula di seluruh Provinsi Gorontalo yang menjadi motor pengembangan posdaya di Indonesia bagian timur. |