|
[''Parenting'' Sabtu, 09.00-11.00 WIB] Menurut Nanang Suprayogi dari Binus University ada beberapa hal bisa dijadikan evaluasi dari pelaksanaan UN tahun ini dimana tingkat kelulusannya menurun dibandingkan tahun lalu baik SMP maupun SMA. Hal ini mungkin saja terjadi karena standart nilai kelulusan yang meningkat atau tenaga pengajar yang ada disekolah tersebut kurang kualified sehingga ada yang 100% tidak lulus.
Belum lagi keluhan kenapa justru anak pintar yang tidak lulus? terkait ini kak Nanang mengatakan mungkin saja anak tersebut pintar untuk bidang fisika tapi tidak dibidang lainnya sehingga sangat mungkin kalau yang bersangkutan tidak lulus.
Kesiapan mental, psikologis, materi perlu dilakukan, sekolah perlu mempersiapkan jangan sampai anak diuji dari pelajaran yang belum pernah diberikan materinya, pencerahan spiritual perlu dilakukan termasuk dirumah dengan support orangtua.
Pemerintah dan media menurut Nanang jangan bikin ketegangan dengan informasi kegagalan tahun lalu atau pressur menjelang ujian nasional, isi informasi harusnya berupa himbauan menenangkan sehingga anak tidak takut.
Pasca ujian penting diperhatikan, seandainya anak gagal pada ujian jangan diperkeruh dengan omelan, dampingi saja dan support secara psikologis dengan menyemangati agar belajar lebih serius dan berhasil dalam ujian ulangan nanti. |