|
[''Hidup Sehat'' Kamis, 08.00-09.00 WIB] Salah satu Orsos anggota DNIKS adalah HWPCI yang kegiatannya tidak hanya difokuskan bagi wanita penyandang cacat, namun juga anak-anak dan laki-laki penyandang cacat. Menurut Yanti, HWPCI menghimpun para wanita penyandang cacat dan badan hukum yang dikelola oleh dan untuk kepentingan wanita penyandang cacat, dengan tidak membedakan suku, agama, kedudukan dan golongan.
HWPCI didirikan dengan tujuan meningkatkan peran wanita penyandang cacat, meningkatkan sumber daya manusia wanita penyandang cacat, mencari pemecahan masalah-masalah yang dihadapi wanita penyandang cacat dalam berbagai aspek
Secara nasional, orsos inipun banyak berperan aktif dalam berbagai perjuangan hak-hak penyandang cacat Indonesia terutama di bidang penyediaan aksesibilitas fisik, bidang hukum dan perundang-undangan serta memperjuangkan hak politik penyandang cacat yang memang selama ini sangat terabaikan.
Hadir pula dalam siaran DNIKS yang dihadiri pula oleh Prof.DR. H. Haryono Suyono Ketua Umum DNIKS, Dewi Motik selaku ketua Kowani yang baru mengatakan bahwa target MDGs sudah menjadi kegiatan KOWANI sejak masa yang lalu dimana kematian ibu dan anak diharapkan dapat diturunkan melalui kerjasama dengan dunia usaha melalui dana Corporate Social Resposibility (CSR).
KOWANI pun punya kegiatan dalam melaksanakan kegiatan pelatihan dan ketrampilan untuk TKW, agar mereka tidak terus menerus menjadi tenaga kerja di luar negeri. Para TKW purna didorong menjadi wirausaha, dengan cara memberi pembekalan ketrampilan praktis seperti kecantikan, dan lain-lain. Upaya-upaya tersebut diharapkan dapat dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak swasta yang kompeten dan mempunyai kegiatan CSR.
Prof. Haryono mengatakan, bahwa berbagai orsos ini dapat melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan mendekatkan lembaganya menjadi pusat kegiatan dan pelatihan bagi masyarakat sehingga masyarakat lebih peduli masalah sosial dilingkungan tempat tinggal mereka.
Semisal merawat anak cacat, tak lagi harus dipanti, merawat lansia dan membaurkannya dalam kegiatan sehari-hari serta terintegarasi melalui kegiatan POSDAYA yang basisnya dibidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lingkungan. |