[''Posdaya Membangun Jakarta'' Senin - Jum'at, 10.00-11.00 WIB]Jakarta, KBI Gemari
Selama tahun 2006 Depkes telah menambah jumlah Puskesmas menjadi 7.861 unit, Puskesmas Pembantu menjadi 22.171 unit dan Puskesmas perawatan menjadi 2.600 unit dan jumlah rumahsakit menjadi 1.314 unit. Bukan hanya itu Depkes juga membangun 262 Puskesmas terapung, serta mempekerjakan 28.000 paramedis keliling di luar Puskesmas.
Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan saat Jumpa pers awal tahun dalam upaya mengevaluasi kinerja Depkes tahun 2006 lalu di Jakarta belum lama ini. Tujuan ditambahnya fasilitas kesehatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan akses dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil.
“Paramedis keliling di luar Puskesmas diberi sepeda motor yang dilengkapi peralatan medis dan obat-obatan, sehingga bisa menjangkau penderita yang tidak bisa datang ke puskesmas,”ujar Menkes.
Lebih lanjut dikatakannya, Upaya yangdilakukan Depkes ini juga ditujukan untuk menunjang terselenggaranya Desa Siaga yang telah dicanangkan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 2006 di Lumajang Jawa Timur.
Tahun lalu saja Depkes mengirim sebanyak 8.896 dokter ke daerah terpencil dan 35.492 bidan ke desa-desa. Para Bidan Desa ini dikirim untuk membantu persalinan, dan diharapkan dengan adanya bidan desa angka kematian IBU(AKI) bisa ditekan. Saat ini AKI di Indonesia 262 per 100.000 kelahiran hidup, turun dari 307 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2004.
Para bidan yangditempatkan di Desa ini diharapkan mampu melakukan tindakan preventif bila dalam keadaan darurat. Untuk meningkatkan kinerja mereka setiap bulan para bidan akan menerima intensif sebesar Rp 100.000 dari Depkes bukan hanya itu partisipasi Pemda juga didorong untuk memperhatikan honor bagi para bidan yang dengan susah payah membantu kesehatan masyarakat di daerahnya.
Selain untuk menekan AKI Depkes juga memberikan jaminan terhadap sebanyak 76 juta rakyat miskin yang akan dicakup dalam program Askeskin yang dikelola PTASkes Persero dengan alokasi dana Rp3,6 triliun dari APBN tahun ini.B5
Sumber : KBI Gemari Online |