|
[''Posdaya Membangun Jakarta'' Senin - Jum'at, 10.00-11.00 WIB] Yayasan Alang-alang yang berdiri sejak tahun 2000 mempunyai metode pengajaran belajar sambil bermain\' dengan komposisi 80 persen permainan dan 20 persen pengetahuan. Hal ini dikatakan Karina Maharani Administrator Manajement Yayasan Alang-alang.
Kegiatan dilakukan ditengah alam terbuka, seolah menciptakan kebebasan bermain dan berkarya pada peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja hingga kaum ibu. Anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh pendidikan gratis untuk anak sampai usia 15 tahun.
Awalnya kegiatan ini ditujukan bagi anak usia balita saja, namun pada perkembangannya masyarakat disekitar Bogor ini banyak yang kurang mampu dan berminat bergabung, sehingga para remaja putus sekolahpun diberi pendidikan life skill seperti merangkai bunga, menjahit, mengelas atau kerajinan tangan, Ujar Karina. Hal ini sebagai bekal kemandirian sehingga mereka dapat bekerja atau membuka usaha sendiri.
Diharapkan pula bagi seluruh anak usia dini bisa tercover dalam kegiatan PAUD, sementara untuk seusia sekolah dasar bisa diberi pelajaran sesuai tingkatan usianya. Meskipun pendidikan informal, apa yang digerakkan yayasan Alang-alang ini sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat sekitarnya secara langsung. |