|
[''Parenting'' Sabtu, 09.00-11.00 WIB] Punya keinginan tambah momongan atau justru sedang pusing karena sikakak cemburu karena kehadiran adik barunya? Ini hal yang biasa terjadi dan sebagai orangtua harus menemukan cara bijak agar sikakak tidak merasa tersaingi atau tidak diperhatikan lagi.
Ketua Jurusan Psikologi Universitas Bina Nusantara Reza Indragiri M.Psi mengatakan, ada baiknya persiapan sedini mungkin dengan melibatkan anak kita untuk menyambut adik kecil yang akan lahir. Mengajaknya mengelus perut bunda, berbicara dengan si adik yang masih dalam kandungan, membacakannya buku ceritera tentang adik, gambar-gambar lucu tentang bayi, membeli perlengkapan bayi dengan mengajak partisipasinya memilih warna atau baju mungil, adalah hal-halyang bisa dilakukan orang tua.
Si kakak pun perlu diberi informasi bagaimana indahnya punya adik, enaknya punya adik, punya teman bermain dan sebagainya. Karena ego sang kakak biasanya akan timbul mengingat awalnya hanya dirinya sajalah yang menjadi pusat perhatian kedua orang tua, kakek, nenek, paman, bibi dan lingkungan terdekatnya.
Orangtuapun jangan sering melarang jika sikakak mendekat pada adiknya karena takut terjadi ini dan itu, nanti adiknya jatuh, nanti adiknya rewel dan sebagainya. Ini akan membuat sikakak tertekan dan penasaran untuk menyakiti adiknya secara sembunyi-sembunyi.
Sebaliknya pujian seperti, kakak pintar ya mau bantu bunda mengambil popok adik, yuk kita ganti sama-sama, atau memberi ciuman yang sama ketika kita mendaratkan kecupan pada adiknya akan membuat anak merasa tetap disayangi oleh kedua orangtuanya meskipun harus berbagi dengan adiknya. |