Jum'at, 10 September 2010
DFM NEWS 16 Mei 2010 (07:45 WIB)
DFM NEWS 15 Mei 2010 (18:45 WIB)
DFM NEWS 15 Mei 2010 (15:45 WIB)
DFM NEWS 15 Mei 2010 (07:45 WIB)
DFM NEWS 14 Mei 2010 (18:45 WIB)
 
  Riri Wijaya
  Desiree Manumpil
  Pritha Wibisono
  Hari Setyowanto
  
 
 
 
SWAMITRA BUKOPIN DUKUNG KOPERASI DAN UMKM (15 Februari 2010)

Laporan: Riri Wijaya

[''Forum Ekonomi Kerakyatan'' Senin, 08.00-09.00 WIB]

Arifin Abdullah Manager Bisnis Mikro Swamitra Bukopin Area Depok dan Bekasi mengatakan dalam dialognya bersama Soenarto Soedarno dari Yayasan Damandiri bahwa saat ini untuk wilayahnya sudah tersalurkan dana 56 Milyar Rupiah kepada 11 Swamitra di Depok, 11 Swamitra di Bekasi dan rata-rata dari tiap Swamitra yang ada menyalurkan pinjaman kepada masing-masing anggota Koperasinya antara Rp. 2 juta- Rp. 50 juta/nasabah.

Lebih jauh Arifin mengatakan, Loan organization system untuk percepatan kredit diberikan, proses dimaksimalkan dengan mengaksek teknologi sehingga meskipun dirinya selaku pihak yang harus memberi persetujuan pinjaman dari para nasabah ini tidak berada dikantor namun bisa mengeksekusi dan menyetujui pinjaman dari nasabah karena system real timenya berjalan otomatis.

Secara Nasional saat ini terjadi peningkatan Swamitra, sampai 448 Swamitra dan dana yang digulirkan sebesar Rp 1,050 triliun. Kepada para Koperasi Swamitra ini Arifin mengatakan, diberikan bantuan management, teknologi agar pergerakan dailynya bisa diketahui. Nasabah bisa menabung sekaligus melakukan berbagai pembayaran seperti listrik atau air melalui swamitra.

Saat ini UMKM memang mitra yang perlu didorong dan diberi akses kemudahan dalam permodalan. Kalau selama ini masyarakat banyak yang berurusan dengan rentenir maka Swamitra Bukopin memberi solusi agar usaha yang susah payah mereka jalani tidak hanya untuk membayar bunga kepada para rentenir tersebut namun bisa dinikmati juga oleh pelaku usahanya.

Kepada mereka yang sudah memiliki usaha cukup mapan dan sudah dipercaya bisa juga diberikan pinjaman tanpa jaminan sampai senilai Rp. 25 Juta dan jaminannnya adalah usaha itu sendiri. Meski demikian mengingat banyaknya KTA dari dunia perbankan yang maacet disana-sini, Arifin menyatakan sangat berhati-hati dalam memberikan pinjaman tanpa agunan, sebisa mungkin jika prosesnya ingin cepat memang harus ada penjaminan baik PBKB kendaraan bermotor ataupun surat rumah dan tanah.

Kepercayaaan serupa ini perlu dibangun sehingga kedua belah pihak sama-sama diuntungkan. Jika pinjaman nasabah nilainya Rp.50 juta bisa diberikan oleh swamitra namun jika jumlahnya mencapai Rp. 100 juta maaka Bank Bukopin akan mengambil alih prosesnya. Rata-rata bunga yang ditetapkan 1,6% namun sebagian berdasarkan negosiasi.

 
 
PERAN DEKOPIN DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL (08 Febrauri 2010)
Penguatan UMKM (01 Februari 2010)
PGC BANTU MASYARAKAT UMKM (25 Januari 2010)
MELIRIK USAHA RUMAH MAKAN (18 Januari 2010)
CALON PENERIMA PENGHARGAAN KATEGORI KEWIRAUSAHAAN (11 Januari 2010)
  Profil Radio DFM
  Redaksi
  Announcer
   LOGIN
   
  @radiodfm.com
   PASSWORD
   
   
Info Sehat - Gadis Merokok
Info Sehat - Breast Crawl
Info Sehat- Madu & Luka
TIPS MUDIK / KENDARAAN
TIPS MUDIK
 
 
 
   
Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Radio DFM Jakarta
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra

Home | Profil | Kontak Kami | Suara Pendengar
Redaksi Radio DFM Jakarta : redaksi@radiodfm.com
Copyright © 2004 radiodfm.com
design by Visionnet