Jum'at, 10 September 2010
DFM NEWS 16 Mei 2010 (07:45 WIB)
DFM NEWS 15 Mei 2010 (18:45 WIB)
DFM NEWS 15 Mei 2010 (15:45 WIB)
DFM NEWS 15 Mei 2010 (07:45 WIB)
DFM NEWS 14 Mei 2010 (18:45 WIB)
 
  Riri Wijaya
  Desiree Manumpil
  Pritha Wibisono
  Hari Setyowanto
  
 
 
 
REMAJA DAN REPRODUKSI SEHATNYA (07 Januari 2010)

Laporan: Riri Wijaya

[''Posdaya Membangun Jakarta'' Senin - Jum'at, 10.00-11.00 WIB]

Kesehatan Reproduksi Remaja menjadi tolak ukur kesehatan masyarakat Indonesia dimasa depan. Berkembangnya zaman, tipisnya batas pergaulan antara laki-laki dan perempuan, dalam bidang pergaulan, pekerjaan atau di lingkungan sekolah sekalipun, mulai taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah lanjutan tingkat pertama, sekolah menengah umum, atau juga selama kuliah di perguruan tinggi. Mereka bergaul dalam kurun waktu yang lama, penuh kebebasan dalam pergaulan dan kebebasan mengatur dirinya sendiri.

Selama masa pergaulan yang demikian panjang, anak-anak mengalami juga perubahan-perubahan, mulai dari lingkungan yang ada di sekelilingnya, atau di dalam diri dan tubuh mereka.

Menurut dr. Dewi dari Kantor KB Jakarta Pusat, remaja memiliki pemikiran dan aspirasi yang makin luas dengan segala implikasinya. Karena perubahan-perubahan itu sikap reproduksi dan hubungan mereka sebagai teman sebaya juga mengalami perubahan.

Persahabatan yang semula biasa-biasa saja diiringi dengan perkembangan sikap dan motivasi reproduksi dengan pengetahuan yang rendah, seakan diselimuti nilai cinta kasih yang berkobar, berbeda dibandingkan hubungan antar teman masa kanak-kanak.

Tentunya pertumbuhan dan perkembangan ini seharusnya diikuti dengan pemberdayaan yang lugas tentang reproduksi. Disayangkan, tabunya masalah seks dari kalangan orangtua terhadap anak, menyebabkan para remajaini belajar masalah reproduksi dari teman-temannya sendiri dengan tingkat akurasi yang rendah.

Dahulu kala, para remaja melahirkan dalam usia relative muda 13 tahun keatas namun terjadi pada lembaga perkawinan yang resmi, disaksikan oleh para orang tua dan lingkungannya dengan tidak berdaya. Sekarang ini kebanyakan jika terjadi kecelakaan seperti ini, akibat pergaulan bebas, sementara kebanyakan usia pernikahan anak-anak meningkat di kisaran 18 tahun keatas.

Masalah reproduksi adalah peristiwa yang kelihatannya sederhana tetapi sesungguhnya merupakan suatu peristiwa yang sangat rumit dan berbahaya. Dimana jika terlalu muda remaja melahirkan, resiko kematian ibu dan bayi menjadi tinggi dan kondisi reproduksipun bisa terganggu. Untuk itu penting untuk memberi pengetahuan yang seluas-luasnya kepada remaja melalui PIK KRR disekolah dimana para remajapun dapat menjadi konselor bagi teman sebayanya.

 
 
SETIAP RW DI JAKARTA TIMUR DITARGETKAT BERSIH LINGKUNGAN (06 Januari 2010)
DOKTER HEWAN UGM TERJUN DALAM KKN THEMATIK POSDAYA (05 Januari 2010)
PENGHARGAAN POSDAYA BIDANG KEWIRAUSAHAAN (04 Januari 2010)
MENUNGGANG GELOMBANG (01 Januari 2010)
URBANISASI DAN KB (31 Desember 2009)
  Profil Radio DFM
  Redaksi
  Announcer
   LOGIN
   
  @radiodfm.com
   PASSWORD
   
   
Info Sehat - Gadis Merokok
Info Sehat - Breast Crawl
Info Sehat- Madu & Luka
TIPS MUDIK / KENDARAAN
TIPS MUDIK
 
 
 
   
Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Radio DFM Jakarta
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra

Home | Profil | Kontak Kami | Suara Pendengar
Redaksi Radio DFM Jakarta : redaksi@radiodfm.com
Copyright © 2004 radiodfm.com
design by Visionnet