Jum'at, 10 September 2010
DFM NEWS 16 Mei 2010 (07:45 WIB)
DFM NEWS 15 Mei 2010 (18:45 WIB)
DFM NEWS 15 Mei 2010 (15:45 WIB)
DFM NEWS 15 Mei 2010 (07:45 WIB)
DFM NEWS 14 Mei 2010 (18:45 WIB)
 
  Riri Wijaya
  Desiree Manumpil
  Pritha Wibisono
  Hari Setyowanto
  
 
 
 
PADA USIA LANJUT TEKANAN DARAH HARUS TERKONTROL (14 Januari 2010)

Laporan: Riri Wijaya

[''Hidup Sehat'' Kamis, 08.00-09.00 WIB]

Harus diwaspadai Hipertensi pada usia lanjut yang prevalensi tinggi saat ini. Pada mereka yang berusia di atas 65 tahun, terdapat sekitar 60-80% penderita. Demikian pula prevalensi gagal jantung dan stroke, dimana hal ini merupakan komplikasi hipertensi. Demikian Pribadi Prijoyo dari Nusantara Medical Center mengatakan.

Pe­nanggulangan hipertensi amat penting da­lam mengurangi morbiditas dan mortalitas kardiovaskular pada usia lanjut. Ditambahkan dr. Pribadi bahwa sekitar 60% hipertensi pada usia lanjut adalah hipertensi sistolik terisolasi (Isolated systolic hypertension) di mana terdapat kenaikan tekanan darah sistolik disertai penurunan tekanan darah diastolik.

Selisih dari tekanan darah sistolik dan tekanan da­rah diastolik yang disebut sebagai tekanan nadi (pulse pressure), terbukti sebagai prediktor morbiditas dan mortalitas yang buruk.

Penanggulangan hipertensi pada usia lanjut yang dilakukan akan bermanfaat untuk mengurangi kejadian komplikasi kardiovaskular. Pengobatan dimulai bila TD sistolik > 160 mmHg bila kondisi dan harapan hidup baik, atau TD sistolik > 140 bila disertai DM atau mero­kok atau disertai faktor risiko lainnya

Oleh karena pasien usia lanjut sudah mengalami penurunan fungsi organ, keka­ku­an arteri, penurunan fungsi baroreseptor dan respon simpatik, serta autoregulasi se­rebral, pengobatan harus secara bertahap dan hati-hati.

Hal terpenting dalam pe­nanggulangan hipertensi pada usia lanjut menurut dr. Hardi dimulai dari perubahan gaya hidup, diet rendah garam, termasuk menghindari makanan yang diawetkan dan penurunan berat pada obesitas. Pemberi­an obat baru dila­ku­kan apabila pe­­nurunan ti­dak mencapai target.

Obat hipertensi yang dipakai pada usia lanjut sama seperti yang dipergunakan pa­da usia yang lebih muda. Untuk menghindari komplikasi pengobatan, maka dosis awal dianjurkan separuh dosis biasa, ke­mu­dian dapat dinaikkan secara bertahap, sesuai dengan respon pengobatan dengan mempertimbangkan kemungkinan efek samping obat.

 
 
HEPATITIS B SERING TANPA GEJALA (07 Januari 2010)
DEMENSIA PADA LANSIA (31 Desember 2009)
MENGENAL JENIS ALERGY (24 Desember 2009)
GANGGUAN PENDENGARAN (17 Desember 2009)
PENANGANAN INSAN PASCA STROKE (10 Desember 2009)
  Profil Radio DFM
  Redaksi
  Announcer
   LOGIN
   
  @radiodfm.com
   PASSWORD
   
   
Info Sehat - Gadis Merokok
Info Sehat - Breast Crawl
Info Sehat- Madu & Luka
TIPS MUDIK / KENDARAAN
TIPS MUDIK
 
 
 
   
Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Radio DFM Jakarta
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra

Home | Profil | Kontak Kami | Suara Pendengar
Redaksi Radio DFM Jakarta : redaksi@radiodfm.com
Copyright © 2004 radiodfm.com
design by Visionnet