|
[''D' Education Corner'' Selasa, 08.00-09.00 WIB] Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi Jabar, pada Juni 2009 lalu meresmikan berdirinya 68 pos pemberdayaan keluarga (Posdaya) yang tersebar di 12 kecamatan dan 56 kelurahan. Di setiap kecamatan ada satu Posdaya dan setiap kelurahan satu posdaya yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin di kota Bekasi. Kota Bekasi yang berpenduduk sekitar 2 juta jiwa dengan 400 ribu jiwa penduduk, bentuk barang kebutuhan kerja sipelaku UMKM jadi bukan berbentuk uang.
Menurut Drs. Soedarmadi dari Yayasan Damandiri, sebagai sala hsatu daerah penyangga ibukota, Bekasi cukup potensial dikembangkan pemberdayaan melalui Posdaya mengingat masyarakatnya kebanyakan pendatang
Terkait ini ,Sekretaris Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial Hidayat Tri Sutardjo, MM mengatakan, saat ini cukup banyak warga Bekasi hidup dalam keprihatinan baik dari tak terjangkaunya akses kesehatan, pendidikan maupun pengangguran yang pada akhirnya menjadi beban bagi pemerintah daerah.
Disampaikannya, Pemda Kota Bekasi sangat mendukung program dari Yayasan Damandiri dimana pemberdayaan masyarakat melalui Posdaya dapat menyejahterakan masyarakat, namun tanpa adanya partisipasi dari masyarakat semua progam tidak akan bejalan dengan baik.
Hidayat berujar, pemerintah akan menjalankan programnya sementara masyarakat berperan Dirinya aktif melalui program yang sesuai dengan aspirasi dan kondisi masyarakat.
Hidayat optimis bahwa program Posdaya ini langsung menyentuh kepentingan masyarakat banyak dan mampu dijalankan dengan sukses oleh Orsos dan LSM yang ada di Kota Bekas. |