|
[''Posdaya Membangun Jakarta'' Senin - Jum'at, 10.00-11.00 WIB] Semangat kerja harus dimiliki setiap individu dalam upaya pembinaan sumberdaya manusia. Tanpa kerja yang tinggi mustahil suatu organisasi dapat berkembang dan bersaing dengan organisasi lainnya. Hal ini dikatakan Om Uyo sapaan Akrab Surjo Sulaksono dalam siaran kita hari ini.
Menditeksi tanda-tanda rendahnya semangat kerja karyawan perlu dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui permasalahan yang sebenarnya. Penyebab paling umum yang dapat menurunkan semangat kerja dari pribadi-pribadi atau karyawan dalam sebuah organisasi antara lain adalah:
Adanya orang yang tidak memahami pekerjaan mereka, sasaran yang tidak realistis dan selalu berubah-ubah setiap waktu, jalinan komunikasi yang buruk, terlampau banyak dikritik oleh atasan, tidak ada akses kepada manajemen atau terjadi kekosongan manajemen (bisa juga manajemen tidak berfungsi seperti semestinya)
Hal lain adalah kurang disiplin, karyawan tidak merasa tidak dimanusiakan dan dibeda-bedakan, manajer kurang berkembang sebagai seorang pemimpin, struktur organisasi yang terlampau besar (atau kacau balau), Jumlah pegawai yang tidak memenuhi standar (bisa belebih atau terlalu kecil), salah menempatkan orang, lingkungan kerja yang tidak mendukung secara pisikologis, manajemen yang tidak berorientasi pada manusia, kurang nya penghargaan terhadap kinerja dan kurangnya umpan balikserta pendidikan berlanjut yang menjemukan atau bahkan tidak ada sama sekali.
Itulah hal-hal yang secara panjang lebar dirinci Om Uyo dan dapat menyebabkan menurunya semangat kerja dari seseorang, karyawan, atau orang-orang yang terlibat dalam sebuah organisasi.
Harus ada solusinya agar semangat kerja meningkat kembali. Antara lain dengan cara: Menjaga agar suatu pekerjaan tetap menarik, sambut semua ide baru yang muncul dari pribadi-pribadi dalam organisasi, memelihara rasa tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sukses, menghargai upaya-upaya yang telah dilakukan, perlakukanlah orang-orang dengan adil, jadilah pemimpin yang bertanggung jawab, tawarkan kompensasi yang adil dan pantas, beri dukungan bagi pertumbuhan setiap pribadi dalam organisasi jangan mengerdilkan idividu yang ada.
Rasa memiliki harus ditanamkan kepada karyawan, beripula mereka kesempatan berkembang serta percayai mereka.
Semangat kerja tidak akan pernah meningkat selama lingkungan di organisasi tersebut tidak kondusif. Jika terjadi diskriminasi atau , kompensasi yang tidak pantas, adanya tindakan spionase, rasa curiga, tidak membercayai pribadi dalam organisasi, laporan-laporan ABS, hal-hal inilah yang dapat memperlemah semangat kerja dalam organisasi. Perbaikan hanya akan terjadi jika akar masalah dari menurunnya semangat kerja dapat terselesaikan dengan tuntas. |